Musik Bisa Mengubah Ingatan dan Emosi Kita Secara Diam Diam
- HP Music
- 28 Sep 2025
- 2 menit membaca
Diperbarui: 7 Okt 2025

Pernah nggak sih kamu lagi dengerin lagu lama, terus tiba-tiba hati jadi kayak ditampar?Misalnya lagu Sheila On 7 – Dan muncul di playlist random. Seketika kamu keinget masa SMA, naksir diem-diem, atau malah inget momen patah hati pertama kali.
Atau lagu Taylor Swift – All Too Well yang bikin banyak orang tiba-tiba jadi mellow, padahal lima menit sebelumnya lagi ketawa-tawa.
Ugly truth-nya: satu lagu aja bisa narik kita balik ke memori lama. Dan nggak berhenti di situ—lagu itu bisa nambahin “warna baru” di ingatan kita. Kadang bikin tambah manis, kadang bikin makin nyesek.
Efek Priming: Otak Bisa Tergiring Tanpa Sadar
Ada riset klasik di New York University. Mahasiswa diminta nyusun kalimat dari kata-kata acak.Sebagian dapet kata bertema lansia kayak Florida, keriput, dan pelupa. Sebagian lagi dapet kata netral.
Tanpa sadar, mahasiswa yang baca kata-kata “tua” itu berjalan lebih lambat di koridor.
Ini disebut Priming Effect — otak kita bisa tergiring cuma gara-gara stimulus kecil.
Nah, kalau kata aja bisa bikin jalan pelan, bayangin musik yang tiap hari kita dengerin. Efeknya pasti lebih dalem.
Penelitian Gila: Musik Bisa Ubah Cara Kita Mengingat
Satu penelitian fMRI nyoba ngetes hal ini.Peserta diminta hafalin cerita netral (nggak ada sedih, nggak ada bahagia).Besoknya, mereka disuruh inget lagi cerita itu dengan tiga kondisi:
sambil denger musik ceria,
sambil denger musik sedih,
tanpa musik (kontrol).
Hasilnya mindblowing:
Yang denger musik ceria, ceritanya jadi keinget lebih bahagia.
Yang denger musik sedih, ceritanya keinget lebih mellow.
Yang nggak pake musik, ceritanya tetap datar.
Kesimpulannya? Musik nggak cuma bikin kita inget sesuatu. Musik bisa nge-edit cara kita ngerasain ingatan itu.
Musik = Editor Diam Diam dari Hidup Kita
Bayangin otak kayak dokumen Word. Saat kita buka memori, file itu jadi bisa diedit. Musik yang kita dengerin masuk sebagai “catatan tambahan.”
Makanya…
Lagu lama bisa bikin kita mellow.
Lagu upbeat bisa bikin kenangan biasa jadi indah.
Lagu patah hati bisa bikin luka lama berasa kebuka lagi.
Nggak heran kan kenapa ada istilah “lagu galau” atau “lagu bahagia”? Itu bukan sekadar genre—itu mood editor.
Jadi, Bisa Kita Gunakan Buat Apa?
Coba deh:
Kalau ada kenangan buruk, ulangi mengingatnya sambil denger musik menenangkan. Kadang sakitnya bisa lebih reda.
Kalau lagi pengen healing, bikin playlist dengan vibe positif.
Kalau lagi jatuh cinta? Simpan momen itu dengan lagu manis. Percaya deh, beberapa tahun lagi lagu itu bakal jadi mesin waktu yang powerful.
✨ Akhirnya kita sadar: musik bukan cuma hiburan.Musik adalah teman perjalanan hidup.Dia bisa bikin kita ketawa, nangis, jatuh cinta, sampai move on—bahkan bisa menulis ulang kenangan yang kita simpan di kepala.
📌 Catatan Sumber
Priming – The Decision Lab
Music Changes How and What We Remember – Scientific American
Affective music during episodic memory recollection – Springer


























































Komentar