Kenapa Musisi Cenderung Overthinking?
- HP Music
- 2 Des 2025
- 3 menit membaca
Diperbarui: 5 Jan

Cara Ngelawan Otak Sendiri yang Terlalu Ribut
Lo pernah gak, baru nulis satu bait lagu aja tapi di kepala lo langsung muncul suara:
“anjir, ini cringe gak ya?”
Terus lo hapus, ubah, ulangin, hapus lagi.
Dan tiba-tiba malam udah jadi pagi, tapi lagu itu… gak juga kelar.
Padahal niatnya cuma mau curhat lewat nada.
Tapi otak lo malah bikin simfoni sendiri — isinya cuma
“ini salah, itu jelek, lo gak sebagus mereka.”
Tenang, bro.
Bisa jadi lo gak rusak.
Cuma terlalu kreatif buat tenang.
Overthinking = Efek Samping Otak Kreatif
Kenapa Musisi Cenderung Overthinking?. Banyak orang nganggep overthinking itu kelemahan. Padahal, kalau lo musisi, itu sering banget jadi efek samping dari otak yang terlalu aktif memproses kemungkinan.
Menurut The Guardian, orang kreatif punya kemampuan unik: mereka bisa mengaktifkan dua jaringan otak sekaligus — default mode network (yang aktif saat melamun) dan executive control network (yang aktif saat mikir keras).
Masalahnya? Kalau dua mesin itu nyala bareng terus, hasilnya kayak lo main dua lagu beda genre dalam satu tempo — rame, tapi chaos.
Makanya, banyak musisi jenius justru gampang kejebak di fase mikir, bukan berkarya.
Bahkan Psychology Today nyebut, terlalu maksa mikir kreatif justru “mematikan proses spontan otak”.Alias: makin lo pengen sempurna, makin otak lo nge-brake kreativitas lo sendiri.
Plot Twist: Bukan Lo yang Salah, Itu Mekanisme Pertahanan Otak
Lo kira ragu = lemah. Padahal, menurut penelitian fMRI di PubMed, otak seniman punya “rem internal” yang secara alami aktif buat nge-filter ide biar gak asal.
Jadi, waktu lo mikir “ini cringe gak ya?”, “ini terlalu basic?”, itu bukan insecure doang —itu otak lo lagi nge-cek kualitas ide sebelum dilempar ke dunia.
Artinya: overthinking lo itu tanda otak lo peduli.
Terlalu peduli, malah.
Dan kadang, cinta yang terlalu peduli bisa berubah jadi kritik paling kejam.
Kenapa Musisi Cenderung Overthinking? dan Cara Ngelawan Otak yang Terlalu Ribut (Tanpa Ngebunuh Kreativitas)
1️⃣ Batesin Waktu Filter
Terapin aturan “15 menit bebas mikir bagus/nggaknya”.Selama 15 menit pertama, lo cuma boleh ngalir.Baru setelah itu, otak boleh ikut nimbrung.Menurut Scientific American, ide terbaik muncul pas otak gak ngerasa ditekan buat “harus sempurna”.
2️⃣ Manfaatin “Flow State” dan Melamun dengan Sengaja
Ide besar sering datang waktu lo gak maksain.
University of Pennsylvania nemuin bahwa momen “aha!” sering muncul waktu bagian day-dreaming otak aktif.
Jadi kalau lo lagi jalan, mandi, atau sekadar bengong dengerin demo sendiri — itu bukan males, itu brain maintenance.
3️⃣ Pisahin Fase “Kreasi” dan “Koreksi”
Bikin dua mode:
Mode 1: Bikin dulu, jelek gak apa-apa.
Mode 2: Baru nilai setelah selesai.
Karena kalau lo campur dua mode itu, hasilnya cuma satu: stuck.
4️⃣ Inget: Overthinking Itu Bentuk Cinta
Lo overthinking karena lo peduli.Karena lo pengen lagu lo bermakna.Karena lo pengen orang ngerasa sesuatu waktu dengerin suara lo.
Jadi kalau otak mulai ribut, lo bisa bilang:
“Oke, lo boleh ngomong — tapi jangan ganggu dulu, gue lagi jatuh cinta sama karya ini.”
Lo Nggak Sendirian, Bro
Musisi overthinking bukan hal aneh. Dari Billie Eilish sampai John Mayer, semua pernah kebawa pikiran sama nada-nada yang gak sempurna.Yang penting: jangan biarin otak jadi penonton paling cerewet di konser hidup lo.
“Coba lo pikir, gimana kalau overthinking itu sebenernya bentuk cinta — cuma caranya aja nyebelin?”
Kalau lo ngerasa relate banget sama ini — atau lo lagi di fase “lagu belum kelar karena otak gak diam”,coba mampir ke HPmusic.id
Bukan cuma tempat belajar produksi musik, tapi juga ruang aman buat lo yang lagi perang sama pikiran sendiri.Karena di sana, karya gak harus sempurna buat bisa berarti.


























































Komentar