top of page

Jika Anda Memiliki Karya dan Talenta Bergabung lah Bersama HP Music

Mari Saling Menginspirasi dan Menciptakan Karya Musik yang Memukau. Bersama, Kita Bisa Membawa Musik Kita ke Tingkat Selanjutnya. Tidak Ada Batas untuk Kreativitas Bersama HP Music. Segera Bergabung dan Jadilah Bagian dari Komunitas Musik yang Berkembang Pesat!"

TALENT

MENDAFTAR TALENT

DROP DEMO

DROP DEMO

TITIP EDAR
LAGU ORIGINAL

LAGU ORGINAL

TITIP EDAR
LAGU COVER

cover

Berdebu Memori Naomi Ivo Gabriel Prince

3 Agu
8 menit membaca

Naomi Ivo dan Gabriel Prince Membuka Kembali Cerita Lama Lewat “Berdebu Memori”



Naomi Ivo merilis single kolaborasi terbarunya bersama Gabriel Prince berjudul “Berdebu Memori” pada 31 Juli 2026. Dirilis melalui Pop Art, lagu ini membawa cerita tentang dua orang yang pernah dekat, sempat berjalan menjauh, lalu mencoba melihat kembali hubungan yang belum sepenuhnya selesai.


“Berdebu Memori” ditulis oleh Naomi Ivo, Gabriel Prince, dan Adam Febrian. Lagu tersebut berangkat dari pengalaman persahabatan Naomi dan Prince yang telah terjalin sejak mereka masih kecil.


Keduanya pernah berada dalam hubungan pertemanan yang dekat dan menyenangkan. Namun, pada satu fase kehidupan, komunikasi di antara mereka perlahan terputus. Bukan karena sebuah pertengkaran besar, tetapi karena keduanya terlalu banyak menerima cerita tentang satu sama lain dari orang lain tanpa pernah benar-benar membicarakannya secara langsung.


Bagi Naomi dan Prince, lagu ini kemudian menjadi lebih dari sekadar kolaborasi musik. “Berdebu Memori” menjadi ruang untuk melihat kembali apa yang pernah terjadi, memahami kesalahan dari sudut pandang yang lebih dewasa, dan menciptakan sebuah cerita baru dari hubungan yang sempat tertinggal.


✦ ✦ ✦



Berawal dari Persahabatan yang Pernah Sangat Dekat


Naomi menggambarkan hubungannya dengan Prince sebagai persahabatan yang sudah dimulai sejak kecil. Kedekatan tersebut tumbuh secara alami karena mereka berada dalam rentang usia yang sama dan memiliki banyak kesamaan dalam cara bercanda serta melihat sesuatu.


“Berdebu Memori adalah lagu tentang persahabatan aku sama Prince. Kami kenal dari kecil dan memang benar-benar berteman. Karena mungkin umurnya sama, apa pun yang dia tertawakan bisa membuat aku tertawa terbahak-bahak juga,” cerita Naomi.


Namun perjalanan sebuah persahabatan tidak selalu bergerak dalam garis lurus. Naomi dan Prince sempat berhenti berkomunikasi. Setelah melihatnya kembali dari jarak waktu yang lebih panjang, Naomi menyadari bahwa masalah tersebut bukan sepenuhnya berasal dari hubungan mereka sendiri.


“Kami sempat tidak berteman lagi. Setelah itu kami sadar kalau penyebabnya bukan benar-benar dari kami sendiri. Kami terlalu mendengarkan omongan orang, sementara kami juga tidak tahu mana yang benar,” lanjutnya.


Prince juga mengingat fase tersebut sebagai masa ketika keduanya lebih sering mengetahui kabar satu sama lain melalui cerita orang lain.


“Waktu itu kami sempat berteman, lalu karena satu kejadian akhirnya tidak berteman lagi. Kami selalu mendengar dari orang lain, katanya dia seperti ini atau alasan dia tidak mau berteman lagi seperti itu. Kami tidak pernah benar-benar ngobrol langsung,” ujar Prince.


Ketika komunikasi langsung berhenti, ruang kosong mudah dipenuhi oleh dugaan. Cerita yang belum tentu benar mulai terdengar seperti kenyataan. Hubungan yang sebelumnya berjalan ringan kemudian berubah menjadi sesuatu yang sulit dibicarakan.


Pengalaman tersebut menjadi salah satu dasar cerita dalam “Berdebu Memori”.



✦ ✦ ✦



Tentang Hubungan yang Berhenti Tanpa Benar-Benar Selesai


Lirik “Berdebu Memori” menggambarkan dua orang yang pernah saling memahami, tetapi perlahan kehilangan jalannya.


Tidak ada gambaran tentang satu perpisahan besar yang langsung mengakhiri semuanya. Hubungan tersebut justru berubah menjadi sunyi sedikit demi sedikit. Jarak tumbuh karena persoalan yang tidak dibicarakan dan pertanyaan yang tidak pernah mendapatkan jawaban.


Bagi Prince, fase yang digambarkan dalam lagu ini dekat dengan perasaan rindu terhadap seseorang yang pernah memiliki banyak cerita bersama kita.


“Kalau dalam bahasa Inggris, mungkin ini seperti sebuah longing phase. Fase ketika kita sedang memikirkan sesuatu atau seseorang yang punya banyak memori bersama kita. Kita benar-benar peduli, tetapi sedang berada di fase kehidupan yang berbeda,” jelas Prince.


Rasa rindu dalam “Berdebu Memori” tidak selalu berarti ingin mengulang seluruh masa lalu. Terkadang seseorang hanya sedang mencoba memahami mengapa sebuah hubungan yang pernah berarti bisa berhenti tanpa percakapan yang benar-benar menyelesaikannya.

Prince menyebut bahwa manusia mungkin tidak akan sepenuhnya terlepas dari masa lalu karena berbagai pengalaman tersebut ikut membentuk diri mereka hari ini.


“Kayaknya tidak ada satu pun manusia yang bisa seratus persen move on dari masa lalu, karena itu bagian dari perjalanan hidup kita. Pengalaman-pengalaman itu yang membentuk kita menjadi diri kita hari ini. Kita mungkin tidak bisa sepenuhnya melupakannya, tetapi kita bisa menemukan bab baru dalam hidup,” katanya.


Pandangan tersebut membuat “Berdebu Memori” tidak berhenti sebagai lagu tentang kembali. Lagu ini juga berbicara tentang menerima bahwa masa lalu akan tetap menjadi bagian dari perjalanan, tanpa harus terus hidup di dalamnya.


✦ ✦ ✦



Kesempatan Kedua Tidak Cukup Dibuktikan Lewat Kata-Kata


Salah satu gagasan penting dalam “Berdebu Memori” adalah keberanian untuk mencari jalan kembali dan memperbaiki sesuatu yang pernah terjadi.


Namun bagi Naomi, kesempatan kedua tidak harus diberikan secara membabi buta. Tidak semua hubungan aman atau sehat untuk dibuka kembali. Keputusan tersebut tetap perlu melihat situasi, perubahan, dan usaha nyata dari orang-orang yang terlibat di dalamnya.


“Menurut aku, manusia tidak sempurna dan orang bisa berubah. Tetapi tetap tergantung situasinya. Kalau hubungan itu benar-benar tidak baik, menyakiti kamu, bahkan membuat kamu kehilangan diri sendiri, lalu kamu hanya rindu bagian baiknya dan melupakan bagian buruknya, itu bukan sesuatu yang baik,” ujar Naomi.


Baginya, kesempatan kedua baru memiliki arti ketika perubahan dapat terlihat melalui tindakan.


“Kesempatan memang ada, tetapi kelihatan dari usahanya, bukan hanya dari kata-kata,” lanjutnya.


Karena itu, Naomi memilih bagian “Kita mencari jalannya lagi, perbaiki apa yang terjadi” sebagai salah satu lirik yang paling tidak ingin ia hilangkan dari lagu tersebut.

Menurutnya, bagian itu adalah pusat dari keseluruhan cerita “Berdebu Memori”.


“Itu seperti gong dalam lagunya. Poinnya adalah mencoba memperbaiki apa yang kurang. Menurut aku, orang memang berhak mendapat kesempatan kedua,” katanya.


Kesempatan kedua dalam lagu ini bukan ajakan untuk kembali kepada semua orang yang pernah pergi. Ia lebih dekat dengan keberanian untuk melihat apakah sebuah hubungan masih memiliki ruang untuk diperbaiki dan apakah kedua pihak datang sebagai versi diri yang lebih baik.


✦ ✦ ✦



Bertemu Kembali sebagai Versi Diri yang Berbeda


Naomi melihat jarak bukan hanya sebagai kehilangan. Jarak juga bisa menjadi masa ketika seseorang bertumbuh sendiri.


Ketika hubungan berhenti, seseorang memiliki kesempatan untuk mengembangkan diri, memperluas pengetahuan, dan memahami bagian-bagian dirinya yang sebelumnya belum ia kenali.


“Hal terbaik ketika kalian kehilangan sesuatu adalah benar-benar fokus pada diri sendiri. Tingkatkan diri sendiri, pengetahuan, dan semuanya. Kalau suatu hari Tuhan mempertemukan kalian kembali, kalian akan berbicara sebagai versi diri yang baru.


Pertemuannya akan terasa lebih segar dan kalian bisa lebih memahami satu sama lain,” ujar Naomi.


Dalam sudut pandang tersebut, kembali tidak berarti menghidupkan ulang hubungan lama dalam bentuk yang sama.


Kedua orang yang bertemu kembali mungkin sudah berubah. Cara mereka berbicara, memahami masalah, dan melihat satu sama lain juga tidak lagi sama seperti dahulu.

Itulah sebabnya “Berdebu Memori” tidak hanya berbicara tentang nostalgia. Lagu ini membawa gagasan mengenai pertumbuhan dan komunikasi.


“Aku ingin lagu ini membuat orang lebih sadar bahwa kalau ada sesuatu yang tidak benar, itu harus dikomunikasikan, bukan malah lari dari situ,” kata Naomi.



✦ ✦ ✦



Tidak Kehilangan Diri Sendiri karena Orang Lain


Di tengah cerita tentang kenangan dan kesempatan kedua, Naomi tetap menempatkan batas yang jelas.


Ketika ditanya mana yang lebih menyakitkan, kehilangan seseorang atau kehilangan versi diri ketika bersama orang tersebut, Naomi menegaskan bahwa dirinya tidak ingin kehilangan identitas karena sebuah hubungan.


“Versi kita ketika bersama mereka sebenarnya tetap ada di dalam diri kita. Mau bersama dia atau tidak, itu tetap menjadi bagian dari kita. Tetapi aku tidak mau kehilangan diri sendiri karena orang lain,” ujarnya.


Jawaban tersebut memberi lapisan lain terhadap makna “Berdebu Memori”.

Mengingat seseorang tidak berarti menyerahkan kembali seluruh diri kepada masa lalu. Memberikan kesempatan juga tidak berarti mengabaikan luka atau pola hubungan yang pernah membuat seseorang kehilangan dirinya sendiri.


Kenangan dapat disimpan. Pelajaran dapat dibawa. Namun seseorang tetap perlu mengetahui kapan sebuah hubungan layak diperbaiki dan kapan ia hanya merindukan bagian baik yang sudah tidak lagi sesuai dengan kenyataan.


✦ ✦ ✦



Memori yang Membentuk Standar dan Cara Melihat Diri


Naomi tidak melihat semua memori yang menyakitkan sebagai sesuatu yang harus dihapus.

Beberapa pengalaman mungkin tetap terasa berat ketika diingat, tetapi pengalaman tersebut juga dapat mengajarkan seseorang mengenai bentuk kasih sayang, ketulusan, serta standar perlakuan yang ingin ia terima dalam hidup.


“Ada memori tentang kasih sayang yang belum pernah aku rasakan sebelumnya, atau kasih sayang yang benar-benar tulus. Menurut aku, itu bisa membuat perempuan memahami standar dan nilai baru yang dapat dipelajari dari kasih sayang tersebut,” kata Naomi.

Ia juga menyadari bahwa tidak semua memori harus selalu terasa baik.


“Ada juga orang yang awalnya tulus, lalu tiba-tiba berubah. Tetapi tidak apa-apa. Setidaknya kita selalu belajar. Kita bisa memilah mana yang baik untuk tetap diingat dan ditanam sebagai pelajaran, lalu mana yang memang sudah tidak perlu terus dipikirkan,” lanjutnya.

Dalam konteks itu, debu pada sebuah memori bukan hanya tanda bahwa sesuatu telah lama ditinggalkan.


Debu juga dapat menjadi jarak yang memungkinkan seseorang melihat pengalaman lama dengan cara yang lebih tenang.


✦ ✦ ✦



Sebuah Lagu dengan Makna yang Terbuka


Walaupun “Berdebu Memori” berangkat dari pengalaman persahabatan Naomi dan Prince, keduanya tidak membatasi lagu tersebut hanya pada satu bentuk hubungan.

Prince menyebut bahwa setiap pendengar dapat menemukan makna mereka sendiri di dalam lagu ini.


“Kalian bisa menemukan arti masing-masing dari lagu ini. Kalau dalam versiku, aku memikirkan sebuah persahabatan yang penuh memori dan pengalaman yang kami lewati bersama,” jelasnya.


Bagi sebagian pendengar, “Berdebu Memori” mungkin membawa ingatan mengenai sahabat lama.


Bagi yang lain, lagu tersebut bisa mengingatkan pada pasangan, keluarga, hewan peliharaan, atau seseorang yang pernah menjadi bagian penting dalam hidupnya.


Naomi bahkan mengaku bahwa lagu ini dapat membawanya mengingat memori bersama anjingnya. Hal tersebut menunjukkan bahwa kenangan yang muncul melalui musik tidak selalu harus mengikuti cerita awal penciptanya

.

Setelah sebuah lagu dirilis, setiap pendengar membawa pengalaman mereka sendiri.

Satu lirik dapat membuka nama yang berbeda. Satu melodi dapat membawa seseorang kembali ke tempat yang berbeda. Namun perasaan yang muncul tetap dapat bertemu dalam ruang yang sama.



✦ ✦ ✦



Mengajak Pendengar Menghubungi Seseorang yang Dirindukan


Naomi dan Prince memiliki harapan yang hampir sama terhadap orang-orang yang mendengarkan “Berdebu Memori”.


Prince berharap lagu ini dapat mendorong pendengar untuk menghubungi seseorang yang sudah lama tidak berbicara dengan mereka, terutama jika hubungan tersebut sebenarnya masih memiliki kemungkinan untuk diperbaiki.


“Aku berharap mereka menghubungi seseorang yang sudah lama tidak mereka ajak bicara, seseorang yang mereka rindukan, dan mereka tahu kalau kembali berteman sebenarnya bisa menjadi sesuatu yang baik. Semoga lagu ini bisa menginspirasi mereka untuk menghubungi orang tersebut,” ujar Prince.


Naomi menyampaikan gagasan serupa. Menurutnya, pendengar mungkin akan langsung membayangkan seseorang ketika pertama kali mendengar lagu ini.


“Mungkin mereka bisa menelepon orang pertama yang muncul di pikiran ketika mendengarkan lagunya. Bisa seseorang yang mereka rindukan atau orang yang sebenarnya baik untuk mereka, tetapi sedang hilang dari hidup mereka,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar seseorang tidak terus menyimpan semua perasaan dan pertanyaan sendirian.


“Kalau memang masih ada sesuatu yang ingin dijelaskan, jangan terus disimpan sendiri,” lanjut Naomi.


Tentunya, tidak semua hubungan harus dibuka kembali. Keselamatan, kesehatan emosional, dan batas pribadi tetap menjadi hal utama.


Namun untuk hubungan yang berakhir karena salah paham, jarak, atau komunikasi yang tidak pernah terjadi, satu pesan sederhana mungkin dapat menjadi awal dari percakapan yang sudah terlalu lama tertunda.



✦ ✦ ✦



Mengubah Memori Lama Menjadi Karya Baru

Melalui “Berdebu Memori”, Naomi Ivo dan Gabriel Prince tidak hanya mengenang sebuah persahabatan.


Mereka mengubah pengalaman tersebut menjadi karya yang sekarang dapat hidup bersama pendengarnya.


Apa yang pernah berhenti sebagai percakapan kini memiliki bentuk baru dalam musik. Apa yang sebelumnya hanya tersimpan sebagai pengalaman dua orang kini dapat menjadi ruang bagi banyak orang untuk mengingat, memahami, atau mungkin menghubungi seseorang dari masa lalu.


Lagu ini tidak menjanjikan bahwa semua hubungan dapat kembali seperti dahulu.

Namun “Berdebu Memori” menunjukkan bahwa beberapa hubungan mungkin layak mendapatkan satu percakapan yang lebih jujur. Beberapa memori mungkin tidak perlu dihapus. Beberapa masa lalu cukup diterima sebagai bagian dari perjalanan yang membentuk diri kita hari ini.


Bagi Naomi dan Prince, karya ini juga menjadi sebuah memori baru.

Di tengah masa muda, perjalanan karier, dan kehidupan yang terus berubah, keduanya telah meninggalkan satu bukti bahwa mereka pernah kembali ke ruang yang sama, menulis cerita bersama, dan mengubah pengalaman tersebut menjadi lagu.

Memorinya mungkin pernah berdebu.


Namun setelah menjadi karya, cerita itu kini memiliki suara.

Dengarkan Naomi Ivo feat. Gabriel Prince – “Berdebu Memori” di seluruh digital streaming platform.




Kredit

Executive ProducerHP Music – Bobby Anugrah

A&RTomi Bongso, Sucipno, Zeafarhan

Music Credits

Music Producer: Adam FebrianSongwriters: Naomi Ivo, Gabriel Prince, Adam FebrianVocal Director: Feby PutriMixing & Mastering: Recky Risanto at RR StudioKeys, Synth, Pad, Strings, Drum & Percussion: Adam FebrianBass: Adam FebrianBacking Vocals: Naomi Ivo, Gabriel PrinceVocal Editors: Adam Febrian, Recky Risanto


Video Credits

Production House: MVDMONODirector: MasBruhDirector of Photography: Annuuru Tera H.Assistant Camera: Misael GrevinProduction Assistant: Joy P. HuddaOffline Editor: Annuuru Tera H.Online Editor & Colorist: Hebrew FransaRunner: Bagus Rifky WismanBTS Video: ZeafarhanArtwork: Mikky OscarinoFashion Stylist: Ivan Teguh SantosoMakeup Artist: Bella FeryanaHair Stylist: Bella Pratita


Tentang Pop Art

Pop Art merupakan sub-label dari PT Harmoni Dwiselaras Perkasa atau HP Music yang menaungi artis dan karya dalam segmen musik pop.

Instagram: @popart.music.idTikTok: @popart.music.id

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian

​HP Music adalah Record Label yang menaungi berbagai Genre Musik Yuk, eksplor channel YouTube kami:

mighty.png

migthy records

sik-asik.png

sik asik

Klik link untuk menuju Youtube Channel Hepi Kids

hepi kids

popart.png

pop art

plus-plus-remix.png

plus plus
remix

golden-memories.png

Golden Memories indonesia

​​​Belanja merchandise musik di toko kami: Hepi Stuff! ​

Klik sekarang & jadi bagian dari perjalanan musik Indonesia! 

logo-master-HP-stuff-black.png

HP Music
PT Harmoni Dwiselaras Perkasa © 2019

Ruko Harco Mangga Dua, Block J No. 30
Jakarta 10730, Indonesia

hello@hpmusic.id
+62 21 612 2474

bottom of page